Sering Minum Soda? Waspadai Akibatnya Berikut Ini!
Sudah banyak diketahui jika minum soda mempunyai pengaruh buruk bagi kesehatan tubuh. Soda diciptakan pada tahun 1798, dan sekarang semakin banyak merek serta varian dari minuman bersoda.
Penggemar dari jenis minuman ini juga tidak sedikit, dari anak kecil hingga kelompok usia lanjut sering mengonsumsi serta menyukai rasanya. Rasa soda yang menyegarkan dan sensasi menggelitik pada tenggorokan, membuat soda menjadi sebuah guilty pleasure. Kamu akan suka meminumnya tapi setelah itu kamu akan menyesal. Dan yang perlu kamu ketahui bahwa kandungan minuman bersoda umumnya mengandung pengawet, pewarna dan pemanis.
Berikut ini penjelasan mengenai dampak dari terlalu banyak minum bersoda untuk tubuh kita:
Penggemar dari jenis minuman ini juga tidak sedikit, dari anak kecil hingga kelompok usia lanjut sering mengonsumsi serta menyukai rasanya. Rasa soda yang menyegarkan dan sensasi menggelitik pada tenggorokan, membuat soda menjadi sebuah guilty pleasure. Kamu akan suka meminumnya tapi setelah itu kamu akan menyesal. Dan yang perlu kamu ketahui bahwa kandungan minuman bersoda umumnya mengandung pengawet, pewarna dan pemanis.
Berikut ini penjelasan mengenai dampak dari terlalu banyak minum bersoda untuk tubuh kita:
- Mengalami masalah/kerusakan pada gigi. Bahaya mengonsumsi soda berkaitan dengan masalah erosi dan karies pada gigi, Gigi peminum soda rutin akan mengalami kerusakan secara perlahan-lahan. Minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi seperti fruktosa dan glukosa. Kedua zat itu bisa meningkatkan risiko gigi berlubang. Cara untuk mencegah masalah tersebut adalah dengan membatasi konsumsi serta tidak membiarkan soda berada di mulut dalam waktu yang lama.
- Rasa tidak nyaman pada perut. Minuman bersoda dapat menyebabkan gas tambahan dalam sistem pencernaan. Meskipun hal ini tidak berbahaya, hal itu bisa menyebabkan kamu sering bersendawa atau perut kembung. Dan jika kamu memiliki masalah pada pencernaan kamu seperti sindrom iritasi usus, gas tambahan dari air berkarbonasi dapat menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman di perut kamu.
- Meningkatkan asam lambung. Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus. Selain di dada, sensasi panas juga bisa terjadi di perut dan berpotensi menjadi bahaya apabila sering terjadi. Gas ekstra dalam minuman bersoda menciptakan lebih banyak tekanan di perut, meningkatkan kemungkinan bahwa perut kamu akan memuntahkan isinya ke atas.
- Mengakibatkan Tukak lambung. Tukak lambung atau ulkus peptikum adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung. Sementara itu, bahaya minuman bersoda adalah meningkatkan rasa sakit maag dan juga membuat iritasi bertambah parah.
- Sulitnya mengontrol gula darah. Bagi penderita diabetes, bahaya minuman bersoda adalah meningkatkan risiko komplikasi dan masalah kesehatan terkait diabetes. Dikarenakan kandungan minuman bersoda yaitu kalori dan gula yang sangat tinggi.
- Meningkatkan risiko diabetes. Bagi penderita penyakit diabetes harus sangat dibatasi untuk mengonsumsi gula. Hal ini karena hormon insulin yang ada di dalam tubuhnya tidak cukup, bahkan tidak sanggup untuk mengubah zat gula menjadi gula otot (glikogen). Akibatnya, gula darah (glukosa) akan meningkat dan membahayakan. Yang perlu diketahui, diabetes juga merupakan salah satu penyakit yang bisa memicu penyakit yang lain, misalnya stroke dan kerusakan jantung koroner.
- Merusak ginjal. Mengkonsumsi minuman bersoda 2 kali sehari dapat membuat kerusakan pada ginjal. Hal ini bisa terjadi karena kandungan minuman bersoda terdiri dari pemanis dan pewarna buatan, kafein dan asam fosfat.
- Meningkatkan risiko obesitas. Bahaya minuman soda selanjutnya adalah meningkatkan obesitas. Bahaya minuman berkarbonasi ini disebabkan karena kandungannya yang kaya akan kalori. Kalori berlebihan yang masuk ke dalam tubuh bisa meningkatkan risiko obesitas. Tidak hanya bagi orang yang sudah dewasa, anak-anak juga bisa menderita obesitas.
- Menyebabkan kerusakan hati. Hati dalam tubuh kita berfungsi antara lain menghasilkan protein, membantu proses pencernaan dan menghancurkan racun di dalam darah. Salah satu bahaya minuman bersoda adalah menyebabkan penyakit hati, terutama bagi mereka yang minum setidaknya dua kaleng dalam sehari.
- Meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Jika kita mengonsumsi minuman soda setiap hari, bahaya yang bisa terjadi pada tubuh adalah meningkatkan serangan jantung dan stroke. Hal ini diduga terjadi karena kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda berkaitan dengan resistensi insulin, peradangan dan peningkatan kolesterol.
- Menyebabkan kerusakan gigi. Bahaya minuman bersoda lainnya yang bisa kamu alami adalah kerusakan gigi. Pada umumnya, minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi seperti fruktosa dan glukosa. Kedua zat itu bisa meningkatkan risiko gigi berlubang. Selain gula, bahaya soda juga bisa menyebabkan kerusakan enamel akibat kandungan asamnya. Guna mengurangi kerusakan gigi, Kamu bisa teratur menggosok gigi atau minum menggunakan sedotan.
- Mengakibatkan Gangguan pada otak. Pemanis buatan seperti aspartame yang mengandung fenilanin biasanya ditambahkan dalam minuman bersoda. Zat ini berisiko menyebabkan kerusakan otak, kejang dan masalah kesehatan lain pada mereka yang mengalami gangguan genetik fenilketonuria.
- Menyebabkan Pengikisan tulang. Gula ternyata bukan satu-satunya hal buruk pada soda. Minuman tersebut juga mengandung asam fosfat yang juga berbahaya. Zat tersebut digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri serta mempertahankan karbonasi. Sebenarnya asam fosfat juga diproduksi di dalam tubuh. Ketika jumlahnya bertambah hingga berlebihan, mereka akan menyedot kalsium. Ketika tingkat fosfat dan kalsium tidak seimbang, kepadatan tulang akan berkurang dan melemah.
- Mengalami penuaan dini. Percaya atau tidak, konsumsi soda yang berlebihan bisa mempercepat proses penuaan pada tubuhmu. Kandungan minuman bersoda bisa memperpendek telomeres. Itu adalah bagian kromosom yang berkaitan dengan penuaan sel. Ketika telomeres semakin pendek dari ukuran normalnya, sel akan kesulitan untuk meregenerasi dirinya. Tidak hanya meningkatkan risiko penuaan dini, hal ini juga bisa menyebabkan tubuh rentan terhadap penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
- Meningkatkan risiko kanker. Soda juga mengandung asam benzoat, zat yang berpotensi untuk menyedot kadar vitamin C dan logam (ion, zat besi, dan tembaga) dalam darah. Tidak hanya itu asam benzoat juga dikenal dengan sifatnya karsinogenik atau menyebabkan kanker.
- Berdampak buruk pada kesehatan kulitmu. Kini kamu sudah tahu bagaimana dampak dari soda terhadap bagian dalam tubuhmu. Ternyata dampak buruk minuman berkarbonasi tersebut tidak cukup sampai di situ. Di bagian luar tubuh, sekaleng soda bisa merusak semua usahamu untuk merawat kulit dengan berbagai macam skin care. Tingkat kolagen dan serat elastin di kulit sangat bergantung pada banyaknya kadar gula darah. Ketika terlalu tinggi, kedua zat tersebut akan terperangkap dan sulit untuk memperbaiki diri. Akibatnya keriput akan mudah muncul, kulit jadi kusam, dan rentan untuk berjerawat.
- Menyebabkan kelahiran prematur. Tidak hanya pada orang normal, bahaya minuman bersoda juga bisa terjadi pada ibu hamil. Sebuah penelitian mengungkapkan, wanita hamil yang rutin mengonsumsi minuman bersoda ditemukan lebih mungkin untuk melahirkan prematur.
Demikian tadi dampak yang bisa terjadi jika kita terlalu banyak minum minuman bersoda. Mungkin dampaknya tidak akan terlihat dalam jangka pendek juga tidak akan membunuhmu secara langsung. Namun minuman bersoda akan meningkatkan kerentanan tubuh terhadap berbagai penyakit kronis. Jadi mulai dari sekarang cobalah untuk mengurangi atau bahkan menghindari minuman bersoda, karena dampaknya buruk bagi tubuh peminumnya.
Newer Posts
Newer Posts
Older Posts
Older Posts
Janskulo
Comments